It’s All About News

Waduh, Kemendiknas Pergoki Penjual Soal UN

leave a comment »

Petugas memindahkan soal Ujian Nasional (UN) ke dalam mobil boks sebelum diditribusikan dariPercetakan Balai Pustaka, Pulo Gadung, Jakarta Timur, Minggu (21/3/2010). (Kompas.com/Dhoni Setiawan)

Tribunnews.com – Senin, 22 Maret 2010 20:44 WIB

Laporan wartawan Tribunnews.com, M Ismunadi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Beberapa hari menjelang pelaksanaan Ujian Nasional 2010, Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) memergoki seseorang yang menjual soal UN di Sumatera Barat. Tindakan terlarang itu pun diakui pelaku yang berjenis kelamin pria. Dengan tegas dia mengatakan tindakannya hanyalah bisnis belaka.

“Saya bertemu dengan pelaku dan dia mengakui dengan sportif atas tindakannya. Menurut dia tindakan itu murni bisnis. Jadi menurut saya dia berusaha memanfaatkan peluang dari pelaksanaan UN kali ini,” ungkap Mansyur Ramly, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kemendiknas, di Gedung Kemendiknas, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Senin (22/3/2010).

“Kasus ini sudah kita serahkan ke Polda Sumbar. Tapi saya belum terima kabar terbarunya,” lanjutnya.

Ramly mengaku ketemu dengan pelaku setelah mengikuti kabar yang berhembus dari mulut ke mulut. Jelang UN 2010, katanya, Kemendiknas gencar memantau informasi yang ada di masyarakat. Salah satunya dugaan penjualan soal di Sumbar.

Dijelaskan Ramly, pelaku tidak langsung menarik bayaran setelah soal yang dibuatnya diserahkan kepada siswa yang berminat. Pembayaran baru dilakukan setelah sang siswa dinyatakan lulus. Sayang, Ramly enggan menyebutkan nominal yang harus dibayar siswa untuk satu soal.

“Menurut pengakuan pelaku, soal dibuat berdasarkan soal-soal tahun lalu. Tapi bisa dipastikan bahwa tidak ada soal yang bocor dalam UN tahun ini,” tegas Ramly. Dia juga menyangkal pengakuan pelaku yang katanya membuat soal-soal UN berdasarkan soal-soal UN pada tahun lalu.

“Dia hanya memanfaatkan peluang. Itu saja,” pungkasnya.

Disinggung mengenai siswa yang ketahuan mendapatkan bocoran soal, Ketua Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) Djemari Mardapi memastikan siswa tersebut bakal didiskualifikasi atau dinyatakan tidak lulus. Sanksi itu terlepas apakah soal yang dibawanya ke ruang ujian adalah benar bocoran soal atau palsu.

“Siswa yang bawa handphone, soal, bocoran soal atau pun palsu, pasti didiskualifikasi. Begitu juga kalau kedapatan lembar jawaban,” tegas Djemari di tempat yang sama, Senin (22/3/2010).

Sumber :
http://www.tribunnews.com/2010/03/22/kemendiknas-pergoki-penjual-soal

Written by didit

23 Maret, 2010 pada 9:50 pm

Ditulis dalam 2010

Tagged with , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: