It’s All About News

Rani Juliani, Caddy Cantik yang Jadi Rebutan (3)

leave a comment »

Selalu Dikawal Pria Berambut Cepak

edisi: 08/May/2009 wib

SEBAGAI mahasiswi STMIK Raharja, Tangerang, Rani Juliani (22) memang tercatat belum menikah. Namun, Rani mengaku sudah bersuami kepada teman-teman kuliahnya. Dengan status tersebut tidak ada cowok yang berani mendekati mahasiswi angkatan 2008 itu.

Apalagi dia selalu didampingi seorang pria yang  bersikap seperti pengawal. Pria berambut cepak itu juga berstatus sebagai mahasiswa STMIK Raharja.

“Dulu sempat tanya pekerjaan suaminya. Dia (Rani) bilang suaminya pilot,” ungkap Ebes, mahasiswa angkatan 2008, saat ditemui di depan kampus STMIK Raharja, Jalan Jenderal Sudirman No 40, Cikokol, Tangerang, Selasa (5/5) malam.

Ebes kenal Rani karena memang satu angkatan. Dia sempat menghabiskan satu semester kuliah bersama Rani sebelum istri siri Direktur PT Putra Rajawali Banjaran (PRB) almarhum Nasrudin Zulkarnaen itu pindah ke kelas malam. Kepada Ebes, Rani pernah mengutarakan keinginannya untuk pindah tempat kuliah.

“Dia bilang ingin pindah setelah tahu kalau saya juga mahasiswa pindahan. Tapi saya bilang, udah kamu di sini aja. Hasilnya dia pindah kuliah malam,” ujar mahasiswa yang sempat sebelumnya kuliah di Universitas Tarumanegara (Untar) Jakarta, dan Universitas Budi Luhur.

Diakui, Rani termasuk mahasiswi menarik. Kulit putih dan mulus membuat sejumlah mahasiswa tergoda untuk merebut hatinya. Sayang, lanjut Ebes, Rani selalu diawasi seorang pria berbadan tegap.

Pria itu ikut menghilang seiring ketidakhadiran Rani di kampus. Rani tidak pernah muncul  lagi di STMIK Raharja setelah Nasrudin ditembak di kawasan Modernland, Tangerang, pada 14 Maret silam.

“Kalau saya lagi ngobrol dengan Rani, cowok itu pasti ngeliatin terus, dari jarak agak jauh. Saya juga pernah iseng-iseng ngajak Rani jalan. Dia sudah mau, tapi akhirnya  batal karena ternyata cowok itu juga ikut,” tutur Ebes. Karena mengaku sudah bersuami dan selalu dikawal, taka ada teman pria di kampus yang berani mendekati Rani.

Mahasiswa lain mengaku pernah satu kelompok diskusi dalam satu mata kuliah bersama Rani. “Dia (Rani) biasa telepon atau SMS saya. Nah waktu itu sudah lama nggak telepon atau SMS. Jadi saya iseng SMS dia. Eh malah dibalas telepon dan yang ngomong cowok. Katanya cowok itu suaminya dan dia marah-marah kepada  saya,” kata mahasiswa yang menyisipkan kata-kata say (sayang) dalam pesan singkatnya untuk Rani.

Mahasiswa Pilihan

Manda, mahasiswa STMIK Raharja yang juga menjadi model kalendar duduk STMIK Raharja, membenarkan Rani ikut menjadi model kalendar STMIK Raharja 2009. Diakui, mereka yang menjadi model klender adalah mahasiswa pilihan tim marketing STMIK Raharja.

“Saya ditelepon, terus diminta ke kampus. Setelah itu difoto dan katanya buat kalendar. Rani juga gitu lah,” ujar Manda. Sesi foto, lanjut Manda, dilakukan secara bergantian. Dia kebagian berpose menggunakan sejumlah fasilitas kampus yang mendukung jalannya perkuliahan.

Sedangkan Rani diminta mengenakan baju wisuda. Menurut Manda, kalendar duduk STMIK merupakan sovenir yang dibagikan kepada mahasiswa baru. Dia mendapat kalendar serupa saat mendaftar di kampus yang berjulukan Green Campus itu pada tahun 2008. Sayangnya, Manda tidak mendapat kalendar duduk STMIK 2009 walaupun di situ dia berperan sebagai seorang  modelnya.

***

Pernikahan Rani dengan Nasrudin tidak banyak diketahui para tetangganya di Jalan Kampung Kosong, Kelurahan Panunggangan, Tangerang. H Parno Sonjaya, tetangga Rani,  mengungkapkan nikah siri berlangsung sesuai dengan rukun nikah.

Pria yang menjabat sebagai Amil —mengurus pemakaman dan pernikahan berdasarkan hukum Islam di Kelurahan Panunggangan—  itu membenarkan Nasrudin dan Rani menikah secara siri.

“Berdasarkan rukun nikah, pernikahan mereka sah. Tapi kalau soal catatan, ya nggak ada,” ujar Parno yang sekarang pemiliki toko furniture tidak jauh dari rumah Rani. Ia menceritakan, Rani dinikahkan kedua orangtuanya. Ijab kabul juga disaksikan wakil keluarga Nasrudin.

“Dari keluarga  Pak Nasrudin yang datang sekitar dua mobil. Yang saya tahu Rani itu istri kedua Nasrudin. Nasrudin mengakui sudah beristri,”  tambah pria yang selalu disapa ramah Nasrudin saat ia menitipkan mobilnya di halaman toko Parno.
Sedang Ustad Agus Samsulhadi mengaku kaget  ketika dimintai datang ke acara pernikahan Rani-Nasrudin, sekitar Juli 2007. Agus baru tahu itu adalah undangan pernikahan ketika lewat depan rumah Rani.

“Pas saya lewat depan rumah dia, baru ingat kalau saya diundang orangtuanya. Kalau nggak salah mas kawinnya uang Rp 7,7 juta,” ujar Agus yang kebagian membacakan doa di acara itu.  (Persda Network/M Ismunadi)

http://cetak.bangkapos.com/etalase/read/20959/Selalu+Dikawal+Pria+Berambut+Cepak+.html

Iklan

Written by didit

18 Mei, 2009 pada 5:27 pm

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: