It’s All About News

Lama-lama Hanya Penonton

leave a comment »

Amien Rais

Amien Rais

Edisi: 25/Mar/2009 wib

Jadi yang kita terima dari perusahaan-perusahaan timah itu… tak sebanding dengan lingkungan yang hancur,” Amien Rais

MANTAN Ketua MPR RI Amien Rais mengatakan masalah pertimahan di Provinsi Babel bukanlah suatu masalah khusus. Ini juga bukan masalah tipikal hanya terjadi di provinsi dengan julukan Negeri Serumpun Sebalai tersebut.

“Karena hampir semua menyembulkan masalah-masalah yang semilir, yang lebih kurang mirip. Pertama, lingkungan yang hancur, semacam ekosida (pembunuhan sistem ekologi). Dan berdasarkan law of pareto, bahwa hasil yang diterima pemangku kekayaan alam itu kalau digunakan untuk memulihkan lingkungan yang rusak, itu baru sekitar 20 persen,” ungkap Amien dalam Seminar Menyelematkan Industri Timah Nasional di Gedung Nusantara V, Komplek DPR/MPR RI, Jakarta, Selasa (24/3).

“Jadi yang kita terima dari perusahaan-perusahaan timah itu, sekali pun katanya kita punya share paling besar di sana, tetap saja untuk mereklamasi lingkungan yang hancur itu baru lima kali dari yang kita peroleh selama ini,” lanjutnya.

Terkait pengelolaan Sumber Daya Alam (SDA), Amien mengutip sebutan yang kerap dilayangkan terhadap Indonesia. Sebutan itu sendiri dipopulerkan salah satu pemenang nobel ekonomi yaitu Joseph E G Stiglitz. 

“Indonesia ini sering disebut dengan negara Paradoks of Plenty. Plenty dalam hal ini memiliki resource yang besar, tapi paradoks karena sebagian besar rakyatnya masih miskin,” kata Amien.

Lewat seminar yang diselenggarakan DPD RI tersebut, Amien sepakat untuk adanya upaya menyelamatkan industri timah tanah air. Dan kiranya upaya itu bisa benar-benar terwujud dalam kenyataan.

“Masalah timah di Babel ini tidak berdiri sendiri. Kita ini seakan-akan punya tangan yang makin lemah, makin lemah. Perlahan tapi pasti sudah beralih fungsi, kita lama-lama jadi penonton saja kalau tidak ada upaya yang dilakukan,” tegasnya. (mun)

Sumber : 

Written by didit

26 Maret, 2009 pada 2:04 pm

Ditulis dalam Amien Rais

Tagged with

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: