It’s All About News

Maryamah Karpov Tetralogi Laskar Pelangi

leave a comment »

Andrea Kembali Bodoh


…Saya tutup buku itu malammalam. Saya ingat betul, saya rasanya menulis Laskar Pelangi kedua,” Andrea Hirata

SETELAH menanti cukup lama, akhirnya Andrea Hirata meluncurkan novel terakhir dari tetralogi Laskar Pelangi (LP) yang berjudul Maryamah Karpov (MK) di MP Bookpoint, Cipete, Jakarta, Jumat (28/11) malam.

Andrea mengklaim MK sebagai novel LP kedua. Pasalnya dalam penggarapan novel tersebut, pria asal Belitong ini mengaku kembali pada masamasa ketika dia menulis LP. Masa dimana Andrea mengaku sebagai seseorang yang bodoh.

“Dulu waktu dulu saya nulis LP saya tidak tahu apaapa tentang novel atau sastra. Karena LP ditulis untuk Bu Muslimah. Trus saya balik lagi nulis Maryamah Karpov, saya merem (memejamkan mata) gitu, menganggap diri saya sangat bodoh seperti dulu, enggak tahu apaapa, enggak tahu novel,” ungkap Andrea di acara peluncuran MK di MP Bookpoint, Jakarta, Jumat (28/11) malam.

“Kemudian begitu selesai, saya tutup buku itu malammalam, saya ingat betul, saya rasanya menulis Laskar Pelangi kedua,” tegasnya.

Acara peluncuran MK dihadiri sejumlah bintang film LP. Diantaranya hadir Mathias Muchus, dan Cut Mini serta Salman Aristo, penulis skenario film LP. Selain itu Giring ‘Nidji’ juga memeriahkan suasana dengan menyanyikan lagu LP yang menjadi soundtrack utama film LP yang hingga saat ini masih ditayangkan di sejumlah bioskop.

Di samping itu, puluhan penggemar LP juga memadati MP Bookpoint. Sebelum duduk di hadapan Andrea, para penggemar itu langsung membeli MK yang sudah disediakan di MP Bookpoint. Mereka pun rela mengantri untuk mendapatkan tandatangan sang penulis dalam sesi khusus yang digelar usai acara peluncuran.

Andrea mengatakan MK dipersembahkannya untuk kedua keponakannya yang masih kecil. Novel itu juga menjadi persembahan istimewa dari Andrea untuk sang ibunda tercinta.

“MK menunjukkan sebuah perjuangan. Maryamah Karpov saya anggap sebagai saya putra melayu yang udik (kampungan) itu representatif sekali,” kata Andrea yang usai acara peluncuran MK memberikan klarifikasi seputar kabar miring yang menimpanya belum lama ini.

Didampingi Helen, kuasa hukumnya, Andrea menjelaskan seputar kabar pernikahannya dengan perempuan bernama Roxana. Seperti diketahui sebelumnya, Roxana mengajukan permohonan Peninjauan Kembali (PK) atas putusan Pengadilan Agama Surabaya yang telah membatalkan pernikahannya dengan Andrea Hirata.

“Sebagai warga negara, saya yang telah memegang keputusan pengadilan yang berkuatan hukum tetap, saya percaya pada kewibawaan hukum, kepastian hukum di Indonesia,” ujar Andrea.

Sementara itu Helen menambahkan, “Dengan adanya putusan pembatalan Pengadilan Agama Surabaya tanggal 29 Januari 2001 maka demi hukum pernikahan tersebut batal. Sehingga tidak mempunyai akibat hukum lagi terhadap klien kami dan juga pemohon PK,” tegasnya. (Persda Network/mun)

Sumber : Harian Pagi Bangka Pos edisi Sabtu, 29 November 2008 (www.bangkapos.com)

Written by didit

6 Desember, 2008 pada 12:42 am

Ditulis dalam 2008

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: