It’s All About News

Moerdiono Bantah Nikahi Machica

leave a comment »

Sabtu, 19/7/2008 | 17:00 WIB

JAKARTA, SABTU – Akhirnya mantan Mensesneg Moerdiono angkat bicara mengenai isu pernikahannya dengan pedangdut Aisyah Mochtar atau akrab disapa Machica Mochtar. Menteri pada era Orde Baru itu membantah adanya pernikahan yang telah membuahkan seorang anak laki-laki bernama Muhammad Iqbal Ramadhan.

Hal tersebut pun dikuatkan dengan salinan surat Penetapan Pengadilan Agama Tiga Raksa dengan Nomor 46/Pdt.P/2008/ PA.Tgrs tanggal 18 Juni 2008. “Di halaman terakhir surat ini jelas disebutkan bahwa pengadilan menolak permohonan pemohon. Jadi, tidak benar adanya pernikahan seperti yang diberitakan selama ini,” ungkap Budi Santoso, adik kandung Moerdiono, dalam konferensi pers yang digelar di Tee Box Cafe, Jakarta Selatan, Sabtu (19/7).

Budi menggelar konferensi pers didampingi Widji Wisesa, keponakan Moerdiono, dan Joni Wahid, yang diakuinya sebagai teman. Konferensi pers digelar untuk meluruskan berita yang selama ini dianggap simpang siur. “Selama ini kami, keluarga besar, terusik dengan pemberitaan yang simpang siur. Dan, saya selaku keponakan merasa memiliki kewajiban moril untuk meluruskannya. Dan, surat ini menunjukkan apa yang sebenarnya terjadi,” ujarnya seraya menunjukkan lembaran salinan putusan yang sebelumnya dibagikan kepada wartawan.

Budi mengakui bahwa kabar tentang pernikahan antara Machica dan Moerdiono sudah lama berembus. Selama itu pula Moerdiono maupun keluarga belum pernah memberi tanggapan karena masalah ini dianggap sebagai masalah sepele.

Meski demikian, kini Budi merasa berita penikahan tersebut telah mengusik ketenteraman keluarga besar Moerdiono. Apalagi, menyusul pemberitaan belakangan ini, Machica menyatakan bahwa PA Tiga Raksa telah mengabulkan permohonan dengan Nomor 46/Pdt.P/2008/ PA.Tgrs tanggal 24 April 2008. Permohonan itu menyangkut pernikahan antara Machica dan Moerdiono. “Saya tegaskan bahwa halaman 1 sampai 6 itu adalah perkataan dari pemohon (Machica), sedangkan keputusannya seperti yang di halaman terakhir atau seperti yang saya sebutkan tadi,” Budi menegaskan.

Tidak tahu

Walau berbicara dengan mengatasnamakan keluarga besar, Budi mengatakan bahwa Moerdiono tidak tahu ada konferensi pers itu. Budi berharap tindakannya mendapat restu. “Saya kira beliau berkenan dengan tindakan yang saya lakukan ini. Ini adalah pertama kalinya dan terakhir bagi keluarga besar untuk berbicara masalah ini,” katanya.

Lebih lanjut, Budi menyebutkan bahwa pihaknya tidak melihat adanya korelasi (hubungan) antara tes DNA dan perkara yang terjadi. Kalau pernikahan tidak pernah terjadi, bagaimana mungkin ada anak yang disebut-sebut putra Moediono dari Machica.

Dia sendiri tidak menutup kemungkinan bahwa Moerdiono pernah berfoto dengan Machica. Apalagi mengingat status Moerdiono yang sebelumnya merupakan orang dengan kedudukan penting di pemerintahan. Moerdiono juga dikenal sebagai sosok yang bisa bernyanyi dengan siapa saja. “Kalau soal foto, beliau sering berfoto dengan siapa saja. Apalagi dulu waktu masih menjabat. Biasalah kalo orang seperti itu pasti banyak yang ingin dekat atau berfoto bersama,” tutur Budi menanggapi bukti foto Machica bersama Moerdiono.

Budi menambahkan, kegiatan foto bareng masih sering dilakukan Moerdiono setelah masa istirahatnya. Seusai memutuskan mundur, Moerdiono kerap berkunjung ke desa-desa. “Keluarga besar yakin, beliau hanya akan menikah satu kali untuk seumur hidup. Saat ini Pak Moerdiono punya satu istri dan empat anak,” ujar Budi.

Disinggung mengenai kemungkinan upaya banding yang bisa diajukan Machica atas putusan PA Tiga Raksa, Budi tidak mempermasalahkannya. Meskipun selama ini keluarga tidak pernah bertemu dengan Machica, secara hukum ia akan tetap dilayani.

Budi mengatakan, saat ini Moerdiono dalam keadaan sehat wal afiat di kediamannya di Jawa Timur. Ia juga melakukan berbagai aktivitas untuk mengisi masa istirahatnya. Ia masih sering keluar kota untuk sekadar refreshing. (Persda Network/mun)

http://entertainment.kompas.com/read/xml/2008/07/19/17003437/moerdiono.bantah.nikahi.machica

Written by didit

19 Juli, 2008 pada 5:00 pm

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: