It’s All About News

Halimah Masih Istri Bambang Tri

leave a comment »

JAKARTA — Halimah Agustina Kamil masih tetap menyandang status istri putra cendana Bambang Trihatmodjo. Hal itu menyusul permohonan banding Halimah, melalui kuasa hukumnya Lelyana Santosa di Pengadilan Agama Jakarta Pusat, Selasa, (28/1).

“Dengan permohonan banding itu berarti talak cerai belum bisa dijatuhkan. Bu Halimah dan Pak Bambang masih sebagai suami istri,” ungkap Nuheri, juru bicara PA Jakpus, saat ditemui di PA Jakpus Jalan KH Mas Mansur, Rabu (29/1).

Status suami-istri, lanjut Nuheri, setidaknya akan terus melekat hingga ada putusan atas permohonan banding. Proses hukum terhadap permohonan banding halimah bakal memakan dua sampai tiga bulan kedepan.

Seperti diketahui sebelumnya, Selasa (16/1) lalu, Majelis Hakim PA Jakpus menjatuhkan putusan yang memperbolehkan Bambang Tri mengucapkan talak cerai kepada Halimah. Putusan itu juga mewajibkan Bambang Tri membayar nafkah selama idah sebesar Rp 600 juta dan mu’ah sebanyak Rp 400 juta.

Nuheri mengatakan setelah pendaftaran pernyataan banding, Halimah belum menyerahkan memori banding. Karena itu, dia belum tahu apa yang menjadi alasan Halimah mengajukan banding.

“Yang pasti sih pemohon banding (Halimah-red) keberatan atas putusan yang telah dijatuhkan. Karenanya pemohon mengajukan banding,” ujarnya.

Disinggung proses selanjunya, Nuheri menjelaskan pengadilan akan memberitahukan permohonan banding kepada Bambang Tri. Pihak Bambang, yang kini menjadi termohon, dimana sebelumnya adalah penggugat cerai, bisa memberikan kontra memori. Tentunya setelah Halimah memasukkan memori banding ke PA Pusat.

PA Pusat juga akan mengadakan inzage yang berarti pembacaan berkas perkara. Bambang Tri dan Halimah bersama memeriksa berkas perkara perceraiannya selama bersidang di PA Jakpus.
“Inzage itu tidak dilakukan dalam persidangan. Tapi nanti dihadapan panitera atau petugas yang ditunjuk ketua PA,” tegas Nuheri yang menambahkan selambat-lambatnya PA Jakpus akan menindaklanjuti permohonan banding Halimah ke Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Jakarta dalam waktu 30 hari terhitung Selasa (28/1) kemarin.
“Baik dengan atau tanpa memori dan kontra memori banding,” imbuhnya. (Persda Network/Mun)

Written by didit

1 Februari, 2008 pada 2:08 am

Ditulis dalam bambang tri, cerai, halimah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: