It’s All About News

Bersulang Demi Kekalahan

leave a comment »

Laporan Wartawan Bangka Pos, M Ismunadi

BANYAK pihak yang tidak menyangka finalis Asian Idol asal Singapura, Hady Mirza, bakal menjadi Idol Asia pertama. Termasuk diantaranya lima dari enam juri Asian Idol. Bahkan juri asal Singapura, Ken Lim, mengaku kaget dengan hasil tersebut. Ia mengatakan kemampuan Hady jauh ketinggalan dari lima finalis lainnya.

“Tetapi seperti saya pernah katakan, dalam ajang ini bukan hanya kemampuan bernyanyi yang menentukan. Penampilan juga memiliki arti penting. Dan sepertinya Hady berhasil menarik perhatian penonton dengan keduanya,” kata Lim saat menghadiri konperensi pers usai acara puncak Asian Idol 2007 di Hall D2 PRJ Kemayoran, Jakarta, Minggu (16/12) malam.

Sementara itu, juri asal Filipina Philta Corrales dan Siu Black dari Vietnam menilai kerendahan hati Hady membuatnya memang layak menjadi juara. Satu moment penting yang diingat kedua juri ini sebelum acara puncak Asian Idol digelar, Hady dan lima finalis lainnya sempat bersulang untuk Asian Idol 2007.

“Dia bilang ‘Untuk Asian Idol yang pastinya bukan saya’,” kenang Siu sembari mengumbar senyumnya bersama Philita ke arah Hady yang duduk bersama di acara konperensi pers.

Sedikit berbeda, Anu Mali, juri dari India, mengaku sudah mendapat firasat bahwa Hady bakal juara. Melihat penampilan pertamanya di acara Asian Idol, yang disiarkan RCTI pada Sabtu (16/12) lalu, Anu menyukai gaya penampilan Hady.

“Kemarin sudah saya katakan bahwa pemuda ini punya attitude (gaya- red). Saya juga suka ketika dia memegang mikropon saat tampil,” ujar Anu yang menyebut Hady sebagai kuda hitam Singapura dengan kerendahan hati yang dimiliki.

Anu juga sempat mendapat kabar bahwa Hady disukai pemirsa di India. Begitu juga Siu yang mengetahui kenyataan serupa di negara asalnya. “Banyak pemirsa vietnam yang memilih Hady setelah memilih idola utamanya,” kata Siu.

Murni Hasil Voting

Terpisah, Project Director Asian Idol, Daniel Hartono, menyatakan terpilihnya Hady Mirza sebagai Idol Asia pertama merupakan murni hasil voting yang dilakukan lewat SMS. Pria yang sempat mendapat pertanyaan dari sejumlah orang yang menghampirinya usai penobatan Hady itu menegaskan tidak ada unsur lain yang terkait penetapan kemenangan Hady.

“Voting kali ini berbeda dengan Indonesian Idol biasanya. Pemilih harus menyebutkan dua negara dalam satu pilihannya. Jadi hasil voting yang diperoleh masing-masing finalis merupakan kalkulasi dari jumlah dukungan dari negara asalnya dengan dukungan yang datang dari negara lain,” tukas Daniel di Hall D2 PRJ Kemayoran, Minggu (16/12).

Penghitungan suara dukungan juga dilakukan dengan teknik kalkulasi yang sangat baik. Sehingga keakuratannya hasilnya pun terjamin. “Jumlah dukungan dari masing-masing pusat pengumpulan di masing- masing negara peserta. Setelah itu baru kemudian dikalkulasi sehingga mendapatkan hasil yang akhirnya menetapkan Hady sebagai pemenang,” tandasnya seraya menambahkan tidak adil apabila ia mengungkapkan nama peserta yang menduduki peringkat kedua dalam pengumpulan dukungan.

“Seperti dikatakan para juri, mereka semua adalah juara. Dan saya sepakat dengan Mike bahwa mungkin kali ini Tuhan memilih Hady,” imbuh Daniel. (*)

Written by didit

18 Desember, 2007 pada 12:17 am

Ditulis dalam 2008

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: