It’s All About News

Bupati Inhu Dianugrahi Penghargaan

leave a comment »

– Sebagai Bupati Berprestasi

Laporan Wartawan Bangka Pos, M Ismunadi

JAKARTA — Bupati Indragiri Hulu Drs HR Thamsir Rachman MM mendapat penganugerahan Pamong Award 2007 dari Forum Komunikasi Purna Praja. Thamsir dinobatkan sebagai salah satu dari tiga Bupati berprestasi di Indonesia.

Penghargaan tersebut diserahkan Dirjen Bina Bangda Depdagri Syaiful Arif Rivai, dengan disaksikan Sekjen Depdagri Diah Anggraini, di acara puncak Temu Nasional Pamong (TNP) 2007 di Hotel Sheraton Media, Jalan Gunung Sahari, Jakarta, Jumat (14/12) malam.

Selain Thamsir, penghargaan serupa juga diberikan kepada Bupati Nabire Provinsi Papua Drs AP Youw dan Bupati Langkat Provinsi Sumatera Utara H syamsul Arifin SE. Pamong Award ini merupakan yang pertama kalinya diberikan Forum Komnukasi Purna Praja.

Thamsir mengatakan penghargaan yang diterimanya bukan hanya sekedar prestasi yang berhasil diraih. Ada beban, terutama beban moral, yang dipikulnya sebagai teladan bagi para pamong di Indonesia. Oleh karena itu, Thamsir bertekad menunjukkan prestasi yang lebih baik agar bisa menjadi panutan.

“Dengan penghargaan Pamong yang diberikan kepada saya, berarti saya dituntut tentang bagaimana memberikan kontribusi terhadap pelaksanaan tugas pemerintah ke depan yang lebih baik. Memberikan pelayanan yang lebih baik,” ungkap Thamsir saat ditemui usai menerima penghargaan Pamong Award di Hotel Sheraton, Jumat (14/12) malam.

Dengan tantangan tersebut, Thamsir siap meningkatkan kinerjanya untuk mewujudkan pembangunan daerah yang berkesinambungan. Tentunya hal itu dilakukan dengan lebih meningkatkan pelayanan kepada masyarakat sebagai arti Pamong itu sendiri yaitu mengayomi, melindungi dan memberikan yang terbaik dalam rangka kegiatan pembangunan.

Berbicara dalam konteks beban yang disebutkannya, Thamsir menjelaskan pelu dilakukan pembinaan terhadap kader pemerintahan. Menurutnya, kader pamong, kader pemerintahan tidak hanya perlu dididik di bangku pendidikan seperti IPDN. Kemampuan intelegensi, kemampuan berpikir, kemampuan bertindak dan bijaksana dalam rangka menjalankan tugas yang dibebankan pemerintah negara, yang dihasilkan dari bangku pendidikan, tidak harus sebatas proses belajar-mengajar.

Thamsir menilai perlu dilakukan pembinaan terhadap para kader pamong yang setelah selesai menjalani pendidikan kembali ke daerah untuk bertugas. “Perlu dilakukan pembinaan dimana bagaiman dia (kader pamong-red) memperhatikan karirnya ke depan. Sehingga yang mampu, yang berprestasi, yang baik, yang bagus, itu mendapat kesempatan untuk meningkatkan karirnya,” tegasnya.

Sedikit tentang pendidikan yang dulu pernah dijalaninya, Thamsir menceritakan ia harus melewati tes lagi setelah melakukan tugas di daerah. Tes itu harus dilaluinya untuk dapat mengikuti jenjang pendidikan yang lebih tinggi yaitu di Institut Ilmu Pemerintahan (IIP).

Thamsir menambahkan dengan adanya wacana tentang bagaimana mengembalikannya (pendidikan) seperti dulu, ia sepakat bahwa sistem pembangunan, pembinaan, dan pengembangan karir kader pemerintahan harus lebih ditingkatkan.

“Jadi tidak hanya di bangku pendidikan saja. Tetapi juga setelah mereka melaksanakan tugas di daerah, itu perlu dilakukan pembinaan,” imbuh Thamsir. (*)

Written by didit

16 Desember, 2007 pada 12:39 am

Ditulis dalam 2008

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: