It’s All About News

Maia Ingin Happy Ending

leave a comment »

Laporan Wartawan Bangka Pos, M Ismunadi

JAKARTA — Akhirnya Maia Estianty, pentolan grup musik Duo Ratu, membuktikan ucapannya untuk mengajukan gugatan cerai terhadap suaminya Dhani Ahmad Prasetyo atau dikenal dengan nama Ahmad Dhani. Gugatan tersebut didaftarkan Maia melalui dua anggota tim kuasa hukumnya, Sheila Salomo dan Kapitra Ampera di Pengadilan Agama Jakarta Selatan, Jumat (16/11).

Maia mengatakan menggugat cerai merupakan langkah terakhir yang dilakukannya guna mengakhiri prahara rumah tangga yang berlangsung selama satu tahunnya tepatnya pada hari ini. Setelah melakukan mediasi berulang-ulang, baik lewat keluarga maupun mediator yaitu Kak Seto, namun belum ditemukan titik temu dari perselisihan yang kemudian diawali dengan pisah ranjang sejak 12 November 2006.

“Dengan restu anak-anak, saya akhirnya bulat untuk menggugat cerai. Itu pun hanya karena saya sangat mencintai suami saya, saya sangat mencintai anak-anak saya. Saya enggak mau konflik ini berkepanjangan, saya mau ini berakhir baik-baik. Atau mungkin enggak tahu akhirnya bagaimana? Yang penting saya ingin menjaga perasaan anak-anak,” ungkap Maia dalam konperensi pers yang digelar di kantor pengacara Elza Syarief di Gedung Arta Graha lantai 26, Jakarta, Jumat (16/11).

Sebelumnya, surat gugatan cerai Maia mendapat nomor register 1514/Pdt.G/2007/PA JA. Anggota tim kuasa hukum Maia, Kapitra Ampera, mengatakan kini pihaknya tinggal menunggu waktu pemanggilan oleh pengadilan.

Elza Syarief, Ketua tim kuasa hukum Maia yang total berjumlah 11 orang, menambahkan dalam surat gugatan Maia tidak hanya meminta Dhani untuk menceraikannya. Surat gugatan itu disertai juga dengan permohonan harta bersama serta hak asuh anak yang diminta jatuh kepada Maia.

“Kasus ini bukan melulu gugatan cerai. Tapi ada kasus-kasus yang lain sehingga takutnya tidak tertangani. Salah satunya seperti anda ketahui ada dua laporan Maia di Polda Metro Jaya. Nantinya juga kalau ada hal-hal lain, kita menunggu. Apakah itu pidana atau perdata? Ini masih bisa berkembang lebih lanjut,” ujar Elza yang dalam konperensi pers kemarin ikut didampingi tiga anggota tim kuasa hukum Maia antara lain Kapitra Ampera, Sheila Salomo, dan Ria Hoiriah Irsyadi.

Menanggapi gugatan cerai, Maia mengatakan kalau anak-anak bisa menerimanya. Sebelumnya, tiga putra Maia dengan Ahmad Dani, yaitu Muhammad Farrel Al Gazali, Muhammad El Jalaluddin Rumi, dan Muhammad Abdul Qadir Jaelani, memang sempat bingung dengan rencana Maia untuk mengugat cerai Dhani. Tapi, ketika mereka melihat langsung bagaimana parahnya hubungan Maia-Dhani, akhirnya persetujuan pun dikeluarkan.

Maia menuturkan prahara rumah tangganya memberikan dampak buruk bagi Al, El, dan Dul, begitu anak-anak Maia biasa disapa. Mencontohkan putra tertuanya, Maia pernah berbincang-bincang dengan wali kelas Al di sekolahnya.

“Dia (Al-red) kan duduk di depan, trus katanya Al suka bengong- bengong itu sehingga nilainya jeblok,” tutur Maia yang didampingi ayahnya Hardjono Sigit dalam konperensi pers kemarin.

Disinggung mengenai perasaannya setelah melayangkan gugatan, Maia mengaku was-was. Perasaan itu muncul karena Maia hanya ingin persoalannya segera berakhir dengan baik-baik. Sementara itu sehubungan dengan perceraian, Maia sebenarnya sangat menyayangkan hal tersebut terjadi.

“Saya sebenarnya sedih bahwa 11 tahun pernikahan ini harus berakhir seperti ini. Karena aku pikir sangat disayangkan yang dulu harmonis kemudian ada sedikit masalah yang ternyata adalah akumulatif dari yang bertahun-tahun. Kemudian berkembang-berkembang dan tidak menemukan titik temu,” katanya seraya menambahkan bahwa yang membuat tekadnya semakin kuat untuk bercerai adalah tindakan KDRT yang dialaminya.

Biasa Saja

Terpisah, Ahmad Dhani mengaku biasa saja setelah mengetahui istrinya mendaftarkan gugatan cerai. Menurutnya, hal itu hanya masalah biasa yang tidak perlu dibesar-besarkan. Dhani juga tidak membuat persiapan khusus saat harus berhadapan dengan 11 pengacara yang disewa Maia. Kata Dhani, ia cukup didampingi pengacara yang sudah sejak dulu menemaninya dalam berperkara hukum.

“Kalau kalian sendiri melihat saya seperti apa? Baik-baik saja kan,” ujar Dhani saat ditemui di depan rumahnya di Jalan Pinang Mas 3, Pondok Indah, Jakarta Selatan.

Ditanya soal anak, Dhani tidak akan mempersulit Maia jika ingin bertemu dengan buah hatinya. Ia juga kembali menegaskan bahwa selama ini tidak pernah melarang Maia untuk bertemu Al, El, dan Dul, seperti dilaporkan Maia kepada KPAI.

“Kalau saya sibuk, ya anak-anak saya serahin ke ibunya,” tegasnya sembari mengatakan dengan pasti kalau hak asuh akan jatuh pada dirinya. “Bapak-bapak hakim itu juga tahu siapa yang bisa mengasuh anak-anak. Tapi nanti tergantung hasil pengadilan saja,” tambah Dhani.

Soal harta gono-gini, Dhani menyebutkan hal itu pasti menjadi bahasan dalam sidang gugatan cerainya dengan Maia. Dengan sedikit tertawa, ia mengatakan kalau tidak ada pembagian harta lalu siapa yang akan membayar pengacara yang mendampinginya selama bersidang.

Lebih lanjut, Dhani mengaku tidak akan mempersulit proses sidang perceraian yang bakal dijalaninya. Meski demikian, pentolan grup musik Dewa 19 itu menunggu petunjuk dari habibnya terkait gugatan cerai.

“Kalau habib saya minta untuk meluluhkan gugatan, ya saya luluhkan. Kalau tidak, ya tidak. Nanti tergantung petunjuk dari habib saya lah,” tandasnya. (*)

Written by didit

16 November, 2007 pada 3:00 am

Ditulis dalam 2008

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: