It’s All About News

Al Qiyadah Diduga Kerjaan Intelijen

leave a comment »

Dinno : Sinyalemen Orang Awam

Laporan Wartawan Bangka Pos, M Ismunadi

JAKARTA — Pengamat intelijen Dinno Cresbon menyatakan bahwa aliran Al Qiyadah Al Islamiyah bukan merupakan hasil kerja kelompok intelijen yang dinilai sengaja memunculkan aliran yang dinilai sesat tersebut. Al Qiyadah juga tidak seperti aliran-aliran sesat yang banyak muncul sebelum terjadi gerakan G30 S PKI sekitar tahun 1964-1965.

“Secara struktur organisasi memang menyerupai, tapi menurut saya, ini semua jauh dari tudingan bahwa ada operasi intelijen yang disengaja untuk membangkitkan atau merangsang munculnya aliran sesat ke publik,” ungkap Dinno saat dihubungi Persda, Sabtu (3/11).

Dinno menjelaskan organisasi yang menamakan dirinya Al Qiyadah Al Islamiyah ada hubungannya dengan organisasi Negara Islam Indonesia (NII). Hal itu terlihat dimana pentolan-pentolan Al Qiyadah pernah aktif dalam organisasi tersebut dan dulu memiliki kedekatan dengan tokoh NII KW 9 Abu Toto. Para pentolan itu, menurut sinyalemen intelijen, kemudian menarik diri dan membuat gerakan baiat baru. Setelah berpusat di Bogor, Jawa Barat, Al Qiyadah lalu menyebar ke daerah lainnya.

Al Qiyadah, lanjut Dinno, bersifat tertutup rapat di bawah, dan menggunakan cara-cara perekrutan seperti cara intelijen. Karenanya, wajar bila orang awam menduga bahwa ada keterkaitan langsung maupun tidak langsung dengan kerjaan intelijen. “Tapi struktur organisasi Al Qiyadah Al Islamiyah atau organisasi yang diduga sesat memang adalah bentuk organisasinya tertutup,” ujarnya.

Lebih lanjut, dalam fenomena Al Qiyadah, Dinno melihat motif ekonominya lebih menonjol sesuai dengan klaim kerasulannya. Lalu bentuk perekrutan dengan bentuk jenjang ke bawah seperti multi level marketing membuatnya mampu menjaring anggota yang cukup banyak. Tapi dasar basisnya, perekrutan tidak dilakukan di sektor baru melainkan di sektor binaan ideologi dari NII.

Dan juga sejumlah mahasiswa yang aktif dalam organisasi ini, kata Dinno, tercatat pernah tergabung dalam organisasi NII yang menamakan dirinya N11. “Pantas saja kalau ketua MUI atau ada sinyalemen dari MUI, sinyalamen itu memang karena alasan-alasan keawaman menyangkut kerjaan-kerjaan intelijen,” tegas Dinno yang menambahkan kemiripan lain antara struktur organisasi Al Qiyadah dengan operasi intelijen adalah adanya sistem cut off dalam perekrutan yang juga dikenal dalam operasi-operasi tertutup intelijen.

Tidak Ada Hubungan

Disinggung tentang pernyataan Ketua PBNU Hasyim Muzadi beberapa waktu lalu, yang mengatakan fenomena Al Qiyadah mengingatkan pada aliran sesat prolog G30S PKI pada tahun 1964-1965, Dinno memastikan kalau Al Qiyadah berbeda dengan aliran-aliran itu.

Disebutkan Dinno, menyangkut aliran sesat tahun 1960an sebelum G-30 S PKI, mereka berlatar belakang kejawen dan militan. Sementara Al Qiyadah dan aliran lain yang diduga sesat tidak demikian.

“Namun langsung gerakan untuk mengeluarkan diri dari doktrin islam yang dianut banyak orang dan membuat baiat dengan kepimpinan atau kerasulan atau apa pun yang bersifat baru,” katanya.

Dinno juga menegaskan bahwa tidak ada hubungan relasi struktur historis antara aliran-aliran yang diduga sesat sekarang dengan yang di masa lalu. Lalu kemudian muncul fenomena-fenomena seperti yang diceritakan PBNU, Ia menilai itu dikarenakan kecemasan yang dialami organisasi tersebut.

“Itu adalah early warning dari ketua organisasi agar supaya mungkin umatnya jangan sampai tersusupi kelompok-kelompok yang ditakutkan bisa merusak organisasi itu sendiri. Menurut saya itu adalah reaksi spontan,” pungkasnya. (*)

Iklan

Written by didit

3 November, 2007 pada 1:07 am

Ditulis dalam 2008

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: