It’s All About News

Perampok Linggis Kepala Satpam

leave a comment »

* BRI Syariah Cipulir Dirampok
* Uang Rp 30 Juta Aman

Laporan Wartawan Bangka Pos, M Ismunadi

JAKARTA — Kawanan perampok beraksi di kantor BRI Syariah Cipulir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Kamis (25/10) dinihari. Meski tidak berhasil membongkar brankas, satu orang petugas keamanan tewas dan satu lainnya luka-luka akibat dipukul perampok yang diperkirakan berjumlah lima orang. Korban tewas diketahui bernama Rukiyat (52), warga Jalan Kalimantan I Blok DM 15 NO 20 RT 03 RW 06 Kelurahan Kunciran, Tangerang, Banten. Korban lainnya adalah Nana Alfulana yang disebut sebagai adik pimpinan BRI Syariah Cipulir yang kebetulan sedang menginap.

Kepala PT Prima Karya Sarana Sejahtera, perusahaan yang membawahi bagian keamanan BRI Cipulir, Sugiharto, mengatakan perampokan diperkirakan terjadi sekitar pukul 02.00 WIB. Perampok yang diduga berjumlah lima orang berhasil masuk setelah membobol plafon atas kantor BRI Cipulir di Jalan Ciledug Raya.

“Pelaku lalu melukai adik pimpinan BRI yang kebetulan menginap di lantai tengah. Kemudian mereka juga melukai anggota keamanan kita, Rukiyat, yang sedang bertugas di lantai satu. Rukiyat tewas akibat luka di kepala, semenatara adik pimpinan BRI itu harus dirawat,” ungkap Sugiharto saat ditemui Persda di Instalasi jenazah RSCM Jakarta, Kamis (25/10).

Berdasarkan laporan yang diterimanya, Sugiharto menyebutkan perampok masuk ke kantor BRI Syariah Cipulir lewat plafon yang dijebol menggunakan linggis. Alat itu pula yang digunakan untuk memukul Nana hingga tidak sadarkan diri. Dari luka yang menewaskan Rukiyat diduga juga akibat pukulan linggis para pelaku.

Disamping mengakibatkan korban jiwa, pelaku berhasil membawa sebuah komputer jinjing atau laptop dan handphone. Sugiharto menambahkan uang di dalam brankas tidak berhasil digondol pelaku karena diduga aksinya keburu diketahui.

“Kita tidak tahu komputer jinjing dan HP itu milik siapa. Apakah milik kantor atau karyawan BRI,” ujarnya.

Salah seorang karyawan BRI Syariah Cipulir, yang enggan menyebutkan namanya, mengatakan di dalam brankas terdapat uang sebanyak Rp 30 juta. Setaip harinya BRI Syariah Cipulir menyetorkan uangnya ke kantor pusat.

“Makanya jumlah uang dibrankas cuma segitu. Uang itu juga masih aman karena perampok tidak berhasil membongkar brankas,” katanya kepada Persda di instalasi jenazah RSCM, Kamis (25/10).

Hingga kemarin, polisi masih berupaya menyelidiki peristiwa perampokan di BRI Syariah Cipulir. Kapolsek Kebayoran Lama Kompol Priono mengatakan anggotanya telah melakukan Olah tempat kejadian perkara (TKP) yang mengindikasikan jumlah pelaku lebih dari 2 orang. Mereka pun kini tengah diburu.

Lebih lanjut, jasad Rukiyat dibawa ke RSCM untuk diotopsi. Sementara Nana dirawat intensif di RS Fatmawati. Jenazah Rukiyat tiba di RSCM sekitar pukul 10.00 WIB. Mengingiri mobil ambulan, Santoso, kakak ipar Rukiyat, dan beberapa kerabatnya. “Korban Nana saat ini masih rawat namun kondisinya sudah sadar,” kata Sugiharto di sela-sela waktu menunggu proses otopsi di RSCM.

Dimakamkan Di Wonosari

Santoso mengatakan jenazah adik iparnya akan dimakamkan di desa Wonosari, Kidul, Yogyakarta. Setelah menjalani otopsi di instalasi jenazah RSCM, jenazah akan dibawa ke rumah terlebih dahulu baru kemudian diberangkatkan ke Wonosari.

“Almarhum meninggalkan satu istri dan tiga orang anak,” ujar Santoso ketika ditemui Persda di instalasi jenazah RSCM, Kamis (25/10).

Berdasarkan pantuan, suasana duka tidak begitu terasa di ruang instalasi jenazah. Meski terlihat beberapa kerabat korban, semuanya terlihat tabah menghadapi musibah yang terjadi. Begitu pula halnya dengan Santoso yang terlihat hilir mudik sembari sibuk dengan HP-nya.

Proses otopsi jenazah selesai sekitar pukul 15.00 WIB. Setelah dimandikan dan dikafani, jenazah Rukiyat dishalatkan di mushalla instalasi jenazah. Selanjutnya, satu unit ambulan milik BRI membawa jenazah menuju rumah duka di kelurahan kunciran, Tangerang, Banten, sekitar pukul 16.15 WIB. (*)

Iklan

Written by didit

25 Oktober, 2007 pada 1:29 am

Ditulis dalam 2008

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: