It’s All About News

Astro Batal Monopoli Siaran Liga Inggris

leave a comment »

* Tender Dimenangkan Lativi

JAKARTA — Kini penggila bola bisa menikmati siaran langsung dan tunda Liga Inggris atau Barclays Premier League (BPL) di salah satu stasiun televisi swasta lokal, yaitu Lativi. Sejak Sabtu (29/9) lalu, tayangan sepakbola bergengsi itu tak lagi dimonopoli Astro sebagai satu-satunya pemegang hak siar di wilayah Asia. Melalui proses tender, Lativi berhak menyiarkan satu siaran langsung dan satu siaran tunda.

“Dengan ini PT Direct Vision – Astro (Astro Indonesia), Astro Malaysia, dan ESPN Star Sport (EES) telah mewujudkan niat baiknya dengan memberikan akses kepada televisi swasta untuk bisa menyiarkan BPL,” ujar Halim Mahfudz, vice president, coorporate affairs, PT Direct Vision – Astro, saat ditemui di kantornya di Jalan Jenderal Gatot Subroto Kav 35-36, Jakarta, Rabu (3/10).

Halim menjelaskan Lativi menjadi pemenang tender siaran BPL untuk televisi swasta yang dilaksanakan ESS lewat fasilitasi Astro Indonesia dan Astro Malaysia. Siaran lain yang ditawarkan adalah preview games dan highlights BPL ke stasiun televisi swasta di Indonesia.

Meski telah disiarkan di televisi swasta, AStro tetap menyiarkan 370 pertandingan BPL. Terutama pertandingan yang melibatkan tim-tim papan atas beserta preview dan post games serta highlights yang menyoroti tiap pertandingan. Ini sesuai dengan peran Astro Indonesia sebagai carrier pasokan program yang diperoleh dari Astro Malaysia selaku content provider.

“Sejak pertama kali menyiarkan acara BPL Agustus lalu, kami tidak pernah mengklaim monopoli atau program eksklusif. Sekarang, dengan Lativi keluar sebagai pemenang tender dan sudah menyiarkan pertandingan BPL, tuduhan bahwa Astro memonopoli BPL makin kadaluarsa,” katanya.

Halim menambahkan program eksklusif di televisi merupakan praktik bisnis biasa yang berlaku dan diterima semua pihak di lingkungan pertelevisian. Dicontohkannya, beberapa siaran seperti Liga Jepang, Liga Jerman, dan Liga Itali yang ditayangkan beberapa stasiun televisi. Bahkan, salah satu televisi berbayar juga mempunya tayangan eksklusif seperti Liga Jepang dan Liga Jerman. Sehubungan dengan itu, tidak pernah ada yang mempersoalkannya.

“Kami berharap bahwa dengan penyiaran BPL di Lativi, maka tidak ada lagi pihak-pihak yang membuat pernyataan atau membuat aksi-aksi yang membuat kami tidak punya pilihan lain selain mengambil langkah hukum untuk mempertahankan hal-hak kami,” tegas Halim. (Persda Network/yon/h10)

Written by didit

3 Oktober, 2007 pada 2:14 am

Ditulis dalam 2008

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: