It’s All About News

Mudik Mahasiswa Belitung, Menanti KRI atau Hercules?

leave a comment »

Laporan Wartawan Bangka Pos, M Ismunadi

DEPOK — Ratusan mahasiswa asal Belitung mengalami nasib yang hampir sama dengan mahasiswa Bangka yang khawatir tak bisa mudik lebaran Idul Fitri 1428 H. Perasaan khawatir melanda mahasiswa Belitung, yang tersebar di Jakarta, Depok, Bogor, Bandung, dan Yogyakarta, setelah KRI Teluk Kambani dinyatakan bisa berlayar karena harus masuk dok. Sementara itu alternatif lain juga belum didapat.

“Kabar terakhir dari IKMB (Ikatan Keluarga Masyarakat Belitung) akan ada kapal pengganti KRI Teluk Kambani, tapi keputusannya nanti setelah rapat tanggal 30 September. Kita sendiri kemarin berinisiatif untuk mengontak Lanud Halim Perdanakusuma, tapi lagi-lagi harus menunggu setelah tanggal 1 Oktober,” ungkap Joni Irawan, Ketua asrama IKPB, saat ditemui Bangka Pos Group di asrama IKPB Jalan Pesona Depok Blok AH 4, Depok, Jabar, Rabu (26/9) malam.

Joni mengatakan sedikitnya ada 120 mahasiswa menanti angkutan lebaran menuju Belitung. Menurutnya saat ini merupakan pertama kalinya mahasiswa Belitung menghadapi sedikit kendala soal mudik.

Di tahun-tahun sebelumnya, lanjut Joni, mudik lebaran selalu lancar dengan adanya KRI Teluk Kambani. Kapal laut itu menjadi andalan bagi mahasiswa untuk mudik. Bahkan mahasiswa sedikit kecewa karena kehadiran pesawat hercules sebagai salah satu angkutan lebaran tahun lalu tidak begitu tersosialisasi.

“Karena itu setelah dipastikan KRI masuk dok, saya melalui IKPB langsung berinisiatif ke Halim untuk menanyakan soal Hercules. Tapi kita masih harus menunggu untuk jadwal penerbangan bulan depan,” katanya.

Bagi mahasiswa, KRI merupakan angkutan mudik paling efektif. Sebab keberangkatan yang mendekati hari H hampir selalu bertepatan dengan libur kuliah. Sementara itu Hercules menjadi alternatif lain bagi mereka yang ingin cepat berada di rumah. Namun untuk itu mahasiswa harus merogoh koceknya lebih dalam bila dibandingkan mudik dengan KRI.

“Untuk hercules, tahun lalu tiketnya Rp 350 ribu. Karena itu, sekarang ini kita berusaha mengumpulkan orang sebanyak mungkin guna menekan harga. Tapi itu juga masih tentatif, karena kita juga masih menunggu hasil rapat IKMB soal kapal pengganti untuk KRI,” ujar Joni yang tercatat sebagai mahasiswa UNAS Jakarta semester tiga.

Ade, mahasiswa asal Belitung yang juga menghuni asrama Toek Layang, menuturkan mudik dengan KRI memiliki kenyamanan lebih selain hampir selalu bertepatan dengan jadwal libur. KRI selalu menepati jadwal keberangkatan. Bila tertulis pada tiket pukul 14.00 WIB maka pada waktu itu pula kapal berangkat.

“Belum lagi pelayanan yang diberikan ABK, lalu kebersihan kapal selama perjalanan berbeda jauh dengan kapal Pelni,” tutur Ade kepada wartawan harian ini di Asrama Belitung, Rabu (26/9).

Karena itu pula mahasiswa lebih memilih KRI daripada KM Tri Star yang direncanakan berangkat tanggal 10 Oktober mendatang. Disamping itu konfirmasi adanya Tri Stara yang datang belakang membuat mereka lebih cenderung mengkonsentrasikan diri pada KRI atau Hercules.

Joni menambahkan agenda mudik bersama yang selalu dilakukan IKPB bersama IKMB dilakukan atas inisiatif sendiri. Dia mengaku tidak ada kontak dengan Pemda Belitung soal perencanaan tersebut. Baik tentang permohonan untuk kapal atau pun pesawat udara.

“Namun ada harapan dari kita kalau Pemba memberikan perhatian khusus soal mudik ini. Karena kan sepertinya rutin dilakukan setiap tahun dan bisa dijadikan agenda tahunan,” tandas Joni yang menyebutkan bahwa mereka selalu mudik bareng walaupun terkadang akhirnya menjadi konsentrasi pemudik yang cukup besar ketika sudah berada di dermaga pemberangkatan. (*)

Written by didit

27 September, 2007 pada 9:13 am

Ditulis dalam 2008

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: