It’s All About News

Semester Pertama 2007, Harga Semen Turun

leave a comment »

* Holcim Raih Laba Bersih Rp 5,7 M

Laporan Wartawan M Ismunadi

JAKARTA — PT Holcim Indonesia Tbk (Holcim Indonesia) berhasil menurunkan rata-rata harga jual semen terhitung sejak Januari hingga Juni 2007. Jika tahun lalu harga rata-rata berkisar Rp 600.000 per ton, di semester pertama 2007, harganya turun menjadi Rp 500.000 per ton.

Sebaliknya, kenaikan terjadi pada harga ekspor yang kini menjadi lebih dari US $ 2 per ton. Dengan penurunan dan kenaikan tersebut, Holcim Indonesia berhasil mendapat keuntungan bersih sebesar Rp 5,7 miliar pada paruh pertama tahun ini.

“Perseroan membukukan pendapatan usaha sebesar Rp 124 miliar pada semester pertama tahun ini, dibandingkan rugi sebesar Rp 35 miliar pada tahun 2006,” ungkap Rafael Jeffry a Sani, Corporate Communication Manager Holcim Indonesia di sela-sela acara buka puasa bersama di MU Cafe, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Jumat (21/9).

Jefrry menjelaskan penurunan harga jual rata-rata disebabkan biaya produksi yang juga turun. Holcim berhasil menekan biaya produksi dengan mengalihkan penggunaan BBM menjadi bahan bakar pengganti seperti biodiesel.

Dilanjutkannya, penurunan harga yang terjadi kemudian mampu membuat Holcim mendongkrak penjualan semen nasional sebesar 7,6 persen. Peningkatan ini berarti juga untuk kinerja keuangan sementara di semester pertama tahun ini.

Dengan peningkatan tersebut, kata Jeffry, Holcim Indonesia memperoleh pendapatan sebesar Rp 1.608 miliar. Perincian penjualan tersebut antara lain semen dan klinker yang naik menjadi 3,2 juta ton. Lalu ditambah dengan penjualan beton yang naik menjadi 464.000 m3.

“Pada periode ini perseroan berhasil memulihkan pangsa pasarnya di pulau Jawa melalui peningkatan kehadiran merk serta membaiknya distribusi. Sementara itu penjualan ekspor tidak berubah sebesar 1,1 juta ton,” tuturnya seraya menambahkan bahwa prospek harga jual beton akan terus meningkat secara signifikan dengan adanya proyek- proyek komersial skala besar termasuk proyek pembangkit listrik dan jalan tol.

Terpisah, Presiden Direktur Holcim Indonesia Tim Mackay menyambut baik hasil kinerja operasional pada paruh tahun ini. Katanya hasil itu mencerminkan adanya total biaya yang digunakan untuk merampikan operasional.

“Terutama merekstrukturisasi bisnis tranpostasi yang bukan merukana bisnis inti kita. Hal ini memungkinkan kita fokus pada produksi bahan bangunan terpadu yaitu semen, beton, dan agregat,” kata Mackay.

Dia menambahakn, “Dengan melihat jauh ke depan, kita yakin kontrol ketat pada biaya, kapasitas produksi yang ada, kehadiran ritel dan pelayanan yang memiliki nilai tambah, menempatkan kita pada posisi yang baik untuk membuat prestasi yang lebih baik pada paruh kedua nanti,”. (*)

Written by didit

22 September, 2007 pada 9:27 am

Ditulis dalam 2008

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: