It’s All About News

leave a comment »

* Soal Sita Harta Bersama
Halimah Siap Hadirkan Saksi dan Bukti

Laporan Wartawan Bangka Pos, M Ismunadi

JAKARTA — Permohonan sita harta yang diajukan Halimah Agustina Kamil dalam proses gugatan cerainya dengan putra cendana Bambang Trihatmdjo mendekati babak akhir. Setelah saling bersikeras dengan sikap masing-masing, dimana Halimah menuntut sita harta sedangkan Bambang terus menolaknya, keduanya kini ‘ditantang’ membeberkan bukti dan saksi terkait harta yang dipersoalkan.

“Di sidang berikutnya, yaitu minggu depan, agendanya adalah pemberian bukti-bukti baik secara tertulis maupun tidak oleh pihak lawan dan juga kita tentang harta bersama yang dimohonkan klien saya untuk disita,” ungkap Lelyana Santosa, yang mewakili Halimah, usai mengikuti sidang lanjutan di Pengadilan Agama (PA) Jakarta Pusat, Rabu (19/9).

“Soal bukti-bukti itu, kita sudah siap. Kita bahkan secara sukarela akan menghadirkan saksi perdata,” tambahnya.

Meski demikian, Lelyana enggan membeberkan bukti ataupun saksi yang bakal dihadirkan. Ia hanya menegaskan bahwa bukti yang dimaksud bukan berupa surat asli terkait harta benda yang termasuk dalam daftar pemohonan untuk disita. Lalu bukti seperti apa? Lelyana malah menjawab kalau pihaknya optimis dalam urusan permohonan sita harta yang diajukan bersamaan dengan gugatan cerai Bambang terhadap Halimah.

“Kita optimis karena aturannya ada, alasannya jelas, dan barangnya juga ada,” tegas Lelyana yang memastikan kalau permohonan sita harta bukan merupakan upaya Halimah untuk memperoleh harta gono-gini.

Keukeuh Menolak

Di persidangan kemarin, Lelyana menerima jawaban dari pihak Bambang mengenai permohonan sita harta yang diajukan kliennya. Kata Lelyana, pada intinya Bambang menolak permohonan sita yang bertujuan untuk mengamankan harta bersama Bambang-Halimah.

“Alasannya apa, maaf, saya rasa itu bukan untuk konsumsi publik,” ujarnya.

Disinggung lebih lanjut tentang jawaban Bambang, Lelyana mengaku belum membaca berkas jawaban yang sedang digenggamnya. Berkas itu akan dipelajari lebih lanjut untuk menjadi bahan di persidangan berikut.

“Ini belum saya baca. Jadi nanti aja ya,” kata Lelyana yang juga tetap tidak mau membeberkan daftar harta yang termasuk dalam permohonan sita harta Halimah.

Pernyataan senada juga dilontarkan kuasa hukum Bambang, Devi Savana, setelah menghadiri sidang kemarin. Di sela-sela tindakan melarikan diri yang selalu dilakukannya setiap kali sidang, Devi menegaskan perihal yang dibicarakan dalam persidangan, tidak perlu diketahui masyarakat luas.

“Ini bukan untuk konsumsi publik,” jawab Devi singkat. (*)

Iklan

Written by didit

19 September, 2007 pada 9:34 am

Ditulis dalam 2008

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: