It’s All About News

leave a comment »

* Fungsi Jantung Yesa-Yesi Terganggu

Tim Dokter Bantu Lewat Obat dan Cairan

Laporan Wartawan Bangka Pos, M Ismunadi

JAKARTA — Pasca operasi pemisahan disusul perbaikan fungsi usus pada pekan lalu, kondisi kesehatan Yesa-Yesi, bayi kembar asal Palembang, Sumatera Selatan, masih belum menentu. Bahkan kini Yesa- Yesi dihadapkan pada permasalahan baru yaitu gangguan fungsi jantung. Gangguan tersebut menyebabkan kondisi kesehatan bayi kembar itu turun-naik. Kadang kesehatan keduanya terlihat stabil, kadang dengan tiba-tiba menurun.

“Untuk orang normal saja, kalau fungsi jantungnya, terutama dalam hal memompa darah ke seluruh tubuh, mengalami ganggungan, maka itu berpengaruh langsung terhadap kondisi kesehatan secara keseluruhan. Apalagi ini masih bayi. Yang terjadi saat ini adalah Yesa-Yesi itu mengalami gangguang di fungsi jantung. Tugas jantung yang seharusnya memompa darah ke seluruh tubuh, terganggu. Jadi kondisi tubuhnya menurun,” ungkap dr Soedjatmiko SpA (K), ketua tim dokter Anastesi RSCM, saat ditemui Persda di ruang kerjanya, Selasa (11/9).

Untuk mengatasinya, tim dokter memberikan obat serta cairan guna menjaga metabolisme tubuh Yesa-Yesi. Disamping itu, lanjut Soedjatmiko, berbagai cara juga dilakukan agar buah hati pasangan M Yunus dan Herdiana tersebut tetap stabil. Hingga kemarin, Yesa- Yesi masih berada dalam pengawasan ketat tim dokter di ruang ICU Pelayanan Jantung Terpadu (PJT) RSCM Jakarta.

“Kita belum ada rencana untuk melakukan operasi lagi. Sejauh ini yang bisa dilakukan cuma melalui pemberian obat, cairan, dan beberapa hal lainnya itu. Sebab, baru-baru ini kan Yesa-Yesi baru menjalani operasi yaitu operasi perbaikan fungsi usus. Jadi tidak mungkin mereka menjalani operasi lagi, kondisinya tidak memungkinkan,” ujarnya.

Soedjatmiko menuturkan gangguan jantung merupakan salah satu masalah yang dihadapi Yesa-Yesi yang sejak dilahirkan pada 1 September 2006 mengalami dempet di bagian dada dan perut. Yesa memiliki tiga serambi jantung (atrium), dimana pada kondisi normal seharusnya hanya ada dua serambi. Ia juga menderita sejumlah kelainan lainnya pada organ penting tubuh manusia tersebut.

Sementara itu, Yesi juga mempunyai masalah serupa. Bilik kanan jantung (ventrikel kanan) Yesi tidak tubuh sempurna. Karena ukurannya lebih kecil dari normal, pemompaan darah ke paru-parunya terganggu.

“Masalah jantung ini merupakan hal kedua yang akan kita tangani setelah operasi pemisahan kemarin. Tapi kita tidak bisa langsung begitu saja melakukan operasi. Karena dia (Yesa-Yesi) kan masih kecil. Lagi pula ini manusia bukan barang mati seperti mobil,” kata Soedjatmiko yang ketika ditemui Persda mengaku sedang menyiapkan bahan kuliah yang akan diajarkannya di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.

Kembali pada gangguan fungsi jantung yang dialami Yesa-Yesi saat ini, tim dokter hanya bisa berharap kondisi bayi-bayi mungil itu bisa stabil setelah diberikan obat dan segala sesuatunya. Soedjatmiko sendiri belum bisa memberikan keterangan seputar kondisi Yesa-Yesi pasca pemberian tindakan medis terhadap mereka. Disamping karena belum melihat langsung Yesa-Yesi di ruang rawatnya, Soedjatmiko menyebutkan obat serta cairan yang diberikan kepada Yesa-Yesi tidak bisa langsung memberikan reaksi.

“Saya bukannya tidak boleh ke sana (ruang rawat-red), tapi takut mengganggu. Karena di sana juga setiap hari dilakukan operasi. Kalau tentang kondisi Yesa-Yesi sekarang, saya belum tahu. Lagi pula reaksi dari obat, enggak bisa secara langsung gitu mas. Kan seperti saya bilang tadi, manusia itu tidak seperti benda mati. Bukan kayak mobil yang bisa dicopot businya terus bisa langsung diganti dan mobil itu bisa jalan lagi,” tegasnya seraya mohon pamit karena harus memberikan kuliah. (*)

Written by didit

11 September, 2007 pada 12:51 pm

Ditulis dalam 2008

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: