It’s All About News

leave a comment »

Jero Wacik Resmikan FFI 2007
– Riau Jadi Tuan Rumah

Laporan Wartawan Bangka Pos, M Ismunadi

JAKARTA — Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Jero Wacik secara resmi membuka Festival Film Indonesia 2007 di Djakarta Theater Jalan MH Thamrin, Jakarta, Jumat (7/9) petang. Ada beberapa perbedaan dalam penyelenggaraan FFI yang keempat ini. Selain memisahkan sinetron dari ajang bergengsi tingkat nasional tersebut, acara puncak FFI 2007 bakal digelar di Pekanbaru, ibukota propinsi Riau.

“Penyelenggaraan puncak FFI kali ini yang dilaksanakan di daerah bertujuan untuk memacu semangat para insan film di daerah untuk ikut memeriahkan industri film nasional kita yang kian meningkat,” ungkap Jero saat menyampaikan sambutannya di Djakarta Theater, Jumat (7/9).

Jero menjelaskan peningkatan industri film nasional mulai terasa sejak diselenggarakannya FFI pertama pada tahun 2004. Setelah menjabat sebagai Menbudpar, Jero langsung berinisiatif membangkitkan dunia film nasional yang waktu itu telah vakum selama 12 tahun. Bersama mantan ketua Badan Pertimbangan Perfilman Nasional (BP2N) H Djonny Syafaruddin, Jero memberanikan diri untuk menyelenggarakan FFI 2004. Dan hasilnya dirasakan membangkitkan kembali semangat insan film Indonesia.

Peresmian FFI 2007 dihadiri ketua BP2N periode 2006-2009 Deddy Mizwar yang didampingi ketua pelaksana FFI 2007 Wina Armada. Disamping itu tampak Sekretaris Wilayah Daerah (sekwilda) Riau H Raja Marjohan bersama Kepada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Riau serta beberapa seniman Riau. Mereka mewakili Gubernur Riau H M Husni Zainal yang berhalangan hadir.

“Rakyat menyambut gembira pelaksanaan FFI 2007 yang akan dipusatkan di Pekanbaru. Kesempatan ini akan digunakan untuk mempromosikan daerah pariwisata Riau serta mendorong insan film di sana untuk ikut memeriahkan dunia film nasional dengan mengangkat SDA dan pariwisata Riau sebagai tema dalam film yang akan dibuatnya,” ujar Marjohan ketika membacakan sambutan Gubernur Riau di Djakarta Theater, Jumat (7/9).

Selanjutnya, Deddy Mizwar menjelaskan pemisahan sinetron dari FFI 2007 disebabkan karena kriteria penilaian yang ada. Ajang pemilihan untuk sinetron akan dilakukan Juni 2008. Dengan demikian, Deddy berharap ajang pemilihan dapat berlangsung sepanjang tahun.

Deddy menegaskan, FFI kali ini hanya akan mengikutsertakan film bioskop, film dokumenter, dan film pendek. Siapa pun boleh mendaftarkan diri sebagai peserta asalkan memenuhi persyaratan yang ada.

“Penilaian akan dilakukan juri yang terdiri dari insan film. Yang saya dengar ada beberapa nama insan film muda seperti Garin Nugroho yang ikut menjadi juri. Kalau saya sendiri, saya tidak akan ikut menilai,” kata Deddy yang menambahkan ada film produksinya yang ikut dalam FFI 2007.

Sementara itu, Ketua Pelaksana FFI 2007 Wina Armada mengatakan sedikitnya 58 film telah memiliki izin dan siap mengikuti FFI 2007. Jumlah itu belum termasuk 30 judul yang berdasarkan penilaian BP2N layak ikut dalam ajang yang sama.

“Barusan saya dapat kabar bahwa sudah ada delapan film yang mendaftar sebagai peserta FFI 2007 ini,” kata Wina yang menambahkan bahwa sejumlah kegiatan dengan tujuan mendekatkan film dengan masyarakat akan diselenggarakan di Pekanbaru.

Wina menuturkan syarat-syarat dalam FFI kali ini, selain adalah film bioskop, film dokumenter, dan film pendek, film tersebut diproduksi paling lama dua tahun lalu. Film yang diikutkan juga harus belum pernah ikut FFI. Mengingat jumlah peserta yang lebih dari 40, lanjut Wina, maka panita membentuk dewan komite yang akan terlibat dalam penilaian.

Terkait dengan pelaksanaan acara puncak yang diselenggarakan di Pekanbaru, Riau, Deddy menyebutkan hal itu terkait tiga tujuan yang hendak dicapai dalam pelaksanan FFI kali ini. Pertama, dengan bersentuhan langsung dengan masyarakat diharapkan kegiatan ini dapat pula meningkatkan apreasi masyarakat terhadap dunia film nasional.

“FFI kali ini juga bermaksud meningkatkan industri film di daerah sehingga menambah corak perfilman nasional. Dan terakhir, timbul sumberdaya manusia dari FFI yang keempat ini,” pungkas Deddy. (*)

Written by didit

7 September, 2007 pada 3:19 pm

Ditulis dalam 2008

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: