It’s All About News

Menkominfo Jadi Raja Kertawardana

leave a comment »

* HUT Pos dan Telekomunikasi Ke-62

Laporan Wartawan Bangka Pos, M Ismunadi

RIUH tepuk tangan menggema di Theater Nusa Indah Balai Kartini, Jalan Gatot Subroto, Rabu (5/9) malam. Gelak tawa sekitar 700 penonton pun pecah ketika melihat penampilan para pemain ketoprak yang beraksi di atas panggung. Meskipun salah satu pemain ketoprak itu adalah Menkominfo M Nuh, penonton tak sungkan untuk terpingkal-pingkal.

Tadi malam, Menkominfo ikut memeriahkan pentas ketoprak berjudul Gema Sumpah Palapa yang digelar di Theater Nusa Indah. Ia bermain dengan jajaran petinggi Komunitas Pos dan Telekomunikasi (Postel). Dan didukung sejumlah pelawak seperti Eko DJ, Marwoto, Tarzan, Mamiek Prakoso, Timbul, dan Ciblek.

“Pagelaran ini dipersembahkan sebagai wujud komitmen untuk memberikan kontribusi dalam pelestarian seni budaya ketoprak,” ungkap Nuh sebelum tampil diatas panggung sebagai Raja Kertawardhana di Theater Nusa Indah, Rabu (5/9) malam.

Nuh menambahkan pagelaran ketoprak yang melibatkan 50 pemain itu menjadi wujud komitmen kebersamaan Komunitas Postel dalam melayani kebutuhan telekomunikasi. Judul ketoprak, yaitu Gema Sumpah Palapa, merupakan bentuk ekspresi semangat persatuan dan kesatuan dalam memberikan layanan di tengah kompetisi industri yang semakin sehat.

Bermain ketoprak adalah hal baru yang bagi Nuh. Sejak duduk di bangku sekolah, ia mengaku belum pernah sekali pun memerankan tokoh dalam ketoprak. “Ini yang pertama kali buat saya. Perasaannya biasa-biasa aja. Kan cuma buat meramaikan aja,” ujarnya ketika ditemui Persda telah siap dengan kostum Raja Kertawardhana.

Untuk penampilan perdananya, Nuh mengaku tidak pernah ikut latihan. Bahkan, dialog skenario baru diterimanya kemarin sore. Meski demikian, Nuh tampil seperti lawan mainnya yang sudah lama malang melintang di dunia ketoprak seperti Eko, Tarzan, Mamiek, dan yang lainnya. Gelak tawa terus terdengar hampir di sepanjang penampilannya di atas panggung.

Dalam ketoprak Gema Sumpah Palapa, yang digelar untuk memperingati hari bhakti postel ke-62, Nuh hanya tampil pada adegan kesatu dari lima adegan yang dimainkan. Selaku raja yang memimpin kerajaan Singosari, ia menerima laporan dari Rakayan Mahapatih Gajahmada tentang pelaksanaan sumpah palapa dalam menyatukan nusantara.

“Untuk kesuksesan acara ini, kita punya ukuran sendiri yaitu yang penting bapak-bapak dan ibu-ibu tidak pulang sebelum acara ini selesai,” kata Nuh yang lalu disambut gelak tawa para penonton.

Selain pagelaran ketoprak, Postel juga memberikan bantuan donasi kepada beberapa tobong ketoprak dari Jawa Timur. Bantuan itu diberikan secara simbolis oleh Nuh sebelum memulai pagelaran ketoprak yang berlangsung selama dua jam. (*)

Iklan

Written by didit

5 September, 2007 pada 7:32 pm

Ditulis dalam 2008

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: