It’s All About News

Pangan Jelang Puasa Melimpah

leave a comment »

* Harga sembako dijamin stabil
* Toleransi Kenaikan 10 persen

Laporan Wartawan Bangka Pos, M Ismunadi

JAKARTA — Pemerintah, melalui Departemen Pertanian, menjamin ketersediaan sembilan bahan pokok dalam menyambut puasa Ramadhan tahun ini. Bahkan ketersediaan beras, gula pasir, minyak goreng, cabai merah, bawang merah, kacang tanah, daging sapi dan ayam ras serta telur ayam tercukupi hingga akhir tahun.

“Secara keseluruhan ketersediaan bahan-bahan pokok itu cukup dalam menyambut hari-hari besar. Ada beberapa diantaranya tercukupi dengan produksi dalam negeri, dan ada yang tercukupi dengan impor. Dengan ketersediaan ini, kini kita tinggal berkoordinasi dengan pihak terkait tentang distribusinya dari produsen ke konsumen,” ungkap Hasanuddin Ibrahim, Sekretaris Jenderal Departemen Pertanian, di kantor Deptan, Jalan Margasatwa, Jumat (31/8).

Bahan pokok yang tersedia dari produksi dalam negeri antara lain beras, minyak goreng, cabe merah, kacang tanah, dan telur ayam. Sisanya, ketersediaan dinlai cukup dengan kegiatan impor dari sejumlah negara.

“Bahkan, untuk minyak goreng, itu kenapa harganya bisa melonjak karena meningkatnya kegiatan ekspor kita. Untuk masalah harga minyak goreng, sekarang sedang dilakukan pembahasan bersama Presiden di Bali. Dalam satu atau dua hari ini, pemerintah akan mengeluarkan kebijakan terkait hal itu,” ujarnya.

Kepala Badan Ketahanan Pangan Maman Nainggolan menjelaskan ketersedian beras dipastikan dari jumlah stok awal, pasokan impor yang telah diterima Bulog, serta perhitungan kepemilikan gabah kering oleh masyarakat. Angka-angka yang dijadikan patokan dalam membuat perkiraan tersebut didapat Deptan dari angka ramalan II BPS.

Dengan jumlah impor beras sebanyak 750 ribu ton ditambah dengan stok awal sebesar 957.658 ton serta hasil produksi sebanyak 31.221.680 ton, hingga akhir 2007 Indonesia memiliki surplus produki sebanyak 2.383.821 ton.

“Ketersediaan yang cukup besar juga ada pada minyak goreng dimana kita surplus sebanyak 1,643 juta ton hingga akhir tahun ini,” tegas Nainggolan yang mendampingi Ibrahim dalam konprensi pers yang digelar Deptan usai dilakukannya rapat pimpinan bersama Menteri Pertanian, Jumat (31/8).

Berdasarkan tabel perkiraan yang dibuat, ada beberapa defisit produksi yang terjadi pada komiditi daging sapi dan daging ayam ras. Namun, kekurangan tidak perlu dikhawatirkan dengan adanya pemenuhan dari kegiatan impor dalam komidi tersebut.

Nainggolan mengatakan jauh sebelumnya pihak swasta telah melakukan impor sapi bakalan sebesar 210 ribu ton dan daging serta jerohan beku sebanyak 54.917 ton. Jumlah itu akan menutupi defisit yang terjadi pada komiditi daging sapi yang sebesar -54.585 ton.

“Untuk daging ayam ras, pemenuhan defisit produksi dilakukan dari daging ayam buras dan daging unggas lainnya. Selain itu ada pula alternatif daging lainnya seperti daging ikan,” imbuhnya.

Toleransi 10 Persen

Ketersediaan yang dinilai cukup membuat pemerintah melakukan pengawasan ketat terhadap harga. Kenaikan harga yang biasa terjadi menjelang hari-hari besar, terutama bulan ramadhan, hanya ditoleransi sekitar 10 hingga 15 persen. Lebih dari itu akan dilakukan tindakan terhadapnya.

“Kita memperboleh mereka yang ingin mencari keuntungan, tapi keuntungan itu yang wajar-wajar saja. Ya toleransinya 10 sampai 15 persen saja,” kata Nainggolan.

Sementara itu, ditempat yang sama, Dirjen Pengolahan dan Pemasaran Hasil Pertanian (P2HP) Deptan Djoko said Damardjat mengatakan ada perbedaan seputar trend kenaikan harga bahan pokok di tahun ini. Bila sebelumnya kenaikan harga memperlihatkan perubahan yang signifikan, tahun ini kenaikan terjadi dengan sedikit landai.

“Karenanya diperkirakan harga-harga bahan pokok akan stabil. Tidak ada lonjakan harga seperti yang terjadi pada tahun. Apalagi telah dikatakan tadi, ketersediaan bahan pokok kita cukup hingga akhir tahun ini,” pungkas Djoko. (*)

Written by didit

31 Agustus, 2007 pada 7:56 pm

Ditulis dalam 2008

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: