It’s All About News

Insiden Penganiayaan Wasit Karate, Donald Masih Merasa Pusing

leave a comment »

* Didampingi Ibu

Laporan Wartawan Bangka Pos, M Ismunadi

MEMASUKI hari ke-5 masa perawatan di Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP) Jalan Kyai Maja, Jakarta, kondisi kesehatan Donald Peter Luther Kolobita (47) semakin membaik. Wasit karate yang sebelumnya menjadi korban penganiayaan empat polisi Malaysia itu sudah mulai bisa melakukan aktifitas kecil seperti pergi ke kamar kecil sendiri.

Meski demikian, bujangan yang mendapat tugas sebagai wasit di kejuaraan karate se-Asia di Seremban, Negeri Sembilan, Malaysia, pada beberapa waktu lalu itu masih sering merasa pusing. Ia juga masih belum merasa nyaman dengan telinga kirinya.

“Badannya juga masih sering terasa sakit. Tapi kalau kondisinya stabil seperti ini, 2-3 hari lagi dia bisa pulang,” ungkap Direktur RSPP Adji Suprajitno dalam konprensi pers di RSPP, Jakarta, Kamis (30/8).

Donald menjadi korban penganiayaan polisi Malaysia pada Jumat (24/8) dinihari. Menurutnya, aksi pemukulan terjadi ketika ia berjalan sekitar 60 meter dari hotel Alison Kelana, Malaysia. Meski sempat memberikan perlawanan, karena merasa diserang tiba-tiba, Donald tak berdaya dengan sergapan empat polisi Malaysia berpakaian preman.

Setibanya di tanah air, pria yang juga menjadi ketua dewan wasit karate Indonesia PB Forki itu langsung menjalani perawatan di RSPP, Jakarta, Senin (27/8). Ia mendapat perawatan intensif dari tim dokter yang terdiri dari dokter spesialis orthopedi, syaraf, THT, bedah, dan mata. Tim yang dipimpin Maridi Kartasasmita itu memeriksa sejumlah luka yang dialami Donald.

Adji menjelaskan hingga kemarin luka-luka yang dialami Donald menunjukkan kesembuhannya. Kemerahan pada mata mulai menghilang begitu pula dengan jejas yang ada. “Nyeri di kantong kemaluannya juga berkurang,” ujarnya.

Ditambahkan Adji, Donald tidak perlu terlalu khawatir tentang biaya perawatan yang dijalaninya. Menpora Adhyaksa Dault disebutkan telah menjami RSPP untuk biaya pengobatan Donald.

Didampingi Ibu

Selama dirawat di lantai 6 RSPP Jakarta, tepatnya di ruang rawat inap 646 B, Donald terus didampingi ibunya, Irene Kobandaha. Dengan penuh kasih sayang, Irene ikut merawat Donald bersama para perawat dan tim dokter.

Selain itu, guna memberikan waktu istirahat yang cukup, pihak RSPP melarang wartawan untuk menyambangi Donald di ruang rawatnya. Larangan itu sebenarnya tidak hanya diberlakukan kemarin, tapi sejak Donald masuk RSPP.

“Waktu ada Menpora kemarin, kita sebenarnya tidak memperkenan pers untuk naik. Tapi lalu kita perbolehkan dengan cukup kameramen saja,” ujar seorang staf humas RSPP yang ditemui Persda di ruang kerjanya, Kamis (30/8).

Kendati demikian, RSPP selalu memberikan informasi seputar kesehatan Donald. Setiap hari, humas mengadakan konprensi pers tentang perkembangan kesehatan wasit karate tersebut. Dan menurutnya, semakin hari, kondisi Donald semakin baik. (*)

Written by didit

30 Agustus, 2007 pada 9:18 pm

Ditulis dalam 2008

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: