It’s All About News

Insiden Apartemen Ambasador, Forensik Temukan Keganjalan

leave a comment »

Laporan Wartawan Bangka Pos, M Ismunadi

JAKARTA — Ahli forensik Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo dr Abdul Mun’im Idris mengaku menemukan adanya kejanggalan pada jenazah Lusyana Lolyana (35), korban yang dibunuh diri di Apartemen Ambasador, Jakarta Selatan, pada akhir pekan lalu. Mun’im menyebutkan ada luka memar di jari tangan kanan korban. Sayangnya, saat disinggung penyebab luka tersebut, ia enggan berkomentar.

“Kita menemukan ada kejanggalan. Di jari tangan kanan korban terdapat luka memar. Selain itu luka-luka yang ada pada kedua korban sesuai dengan pola luka orang jatuh dari ketinggian,” ungkap Mun’im usai melakukan visum di kamar jenazah RSCM Jakarta, Senin (27/8).

Sebelumnya Lusyana ditemukan tewas bersama putranya Immanuel Saegusa (2) di lantai 9 Apartemen Ambasador, Jalan Dr Satrio, Jaksel, Minggu (26/8) sekitar pukul 06.00 WIB. Diduga perempuan muda asal Sumatera Utara ini melompat dari kamar apartemennya di lantai 35.

Hingga kemarin, belum diketahui motif dari kejadian tersebut. Jajaran Polsek Setiabudi masih terus melakukan penyelidikan. Selain memeriksa beberapa orang saksi, polisi belum bisa memastikan apakah Lusyana bunuh diri atau dibunuh dengan cara didorong dari kamar apartemen yang telah dihuni selama kurang lebih empat bulan.

Mun’im menjelaskan akibat terjun dari ketinggian, Lusyana dan Immanuel menderita luka-luka yang sangat parah. Tengkorak kepala keduanya hancur dan bahkan salah satu diantaranya sampai kehilangan jaringan otak. Sejumlah organ bagian dalam juga hancur karena terhempas setelah melompat. Kedua korban turut mengalami patah tulang.

“Luka-luka itu khususnya di bagian sebelah kiri tubuh keduanya,” ujarnya.

Selanjutnya, Mun’im memastikan tidak ada kandungan psikotropika baik pada tubuh Lusyana maupun Immanuel. Karena itu ia pesimis jika korban melompat akibat pengaruh zat tersebut. Kendati demikian, Mun’im tak mau memberikan kepastian ketika ditanya kemungkinan korban didorong dari lantai 35 atau murni bunuh diri.

“Kalau berbicara kemungkinan, akan banyak sekali yang bisa ditarik dari hasil yang saya sebutkan tadi. Capek deh kalau kita berbicara kemungkinan. Ya yang bisa saya katakan itu tadi, ada kejanggalan di tangan kanannya,” tandas Mun’im.

Bungkam

Sementara itu jerit tangis kembali pecah ketika T Sitorus (55), bibi korban, tiba di kamar jenazah RSCM, Senin (27/8) sekitar pukul 11.00 WIB. Perempuan paruh baya itu sengaja terbang dari Surabaya Jawa Timur begitu mendapat kabar tentang kematian ponakannya.

Sitorus mengaku terakhir kali bertemu dengan Lusyana pada acara pernikahan. Untuk sekedar diketahui, Lusyana diketahui menikah dengan Tosihiro Saegusa, pria berkewarganegaraan Jepang. Mereka telah dikaruniai seorang putra yaitu Immanuel.

“Saya enggak tahu kenapa dia (Lusyana-red) melakukan itu,” ujar Sitorus dengan sesenggukan di ruang depan kamar jenazah RSCM, Senin (27/8).

Ketika melihat jenazah keponakannya, Sitorus ditemani beberapa kerabatnya. Salah satu diantaranya adalah Ari Selvi, adik kandung Lusyana. Sayangnya, ia tidak mau memberikan keterangan kepada wartawan.

Di tempat yang sama, suami Ari mengaku tidak enak dengan Kapolsek Setiabudi Kompol Suwondo Nainggolan bila mereka berbicara kepada wartawan. Pria berkacamata yang terus mendampingi istrinya itu menyebutkan Kapolsek telah banyak membantu terkait dengan musibah yang terjadi.

“Nanti aja mas ya,” kata pria yang sebelum terlihat berbicara akrab dengan seorang anggota Polsek Setiabudi di warung yang berada di depan instalasi pemusaran jenazah RSCM.

Lebih lanjut, informasi yang diperoleh Persda, sekitar pukul 19.30 WIB, Tosihiro, suami Lusyana, mendatangi Instalasi Pemusaran Jenazah RSCM. Sebelumnya salah seorang kerabat Lusyana mengatakan kalau Ari Selvi, adik Lusiana, menjemput Tosihiro yang terbang dari Jepang setelah mendapat kabar tentang istrinya. Setelah mengurus masalah administrasi, Tosihiro kemudian membawa jenazah istri dan putranya ke rumah duka di daerah Jalan Gatot Subroto, Jakarta. (*)

Written by didit

27 Agustus, 2007 pada 10:15 pm

Ditulis dalam 2008

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: