It’s All About News

Mah… Om-om itu Sudah Ditangkap Ya?

leave a comment »

Laporan Wartawan Bangka Pos, M Ismunadi

PASCA penculikan, Raisyah Ali (5) terlihat kembali ceria. Di hari pertamanya, Sabtu (25/8), putri Ketua II Himpunan Pengusaha Muda Indonesia ini langsung menanyakan mainannya. Dengan ditemani adik kecilnya, Risyad Ali (1,4), Raisyah sibuk mengutak-ngatik laptop yang tergeletak di atas tempat tidurnya di kediaman orang tuanya di Komplek TNI AU, Jalan Wiradharma III P/8 Jatiwaringin, Jakarta Timur.

“Raisyah mau main tebak gambar yang ada bahasa inggrisnya,” ungkapnya dengan tersipu malu, Sabtu (25/8).

Seperti diberitakan sebelumnya, Raisyah akhirnya terbebas dari kawanan penculik setelah kurang lebih 10 hari dibawa ‘jalan-jalan’ ke sejumlah daerah. Anak pertama pasangan Said Ali dan Nizmah Muchlis Thalib itu berhasil diselamatkan jajaran Polda Metro Jaya di SPBU 3412505 Tanjung Barat Jakarta Selatan, Jumat (24/9) pagi. Petugas juga menggelandang lima orang yang diduga sebagai pelaku penculikan.

Pagi kemarin Raisyah tampak kembali melakukan aktivitasnya seperti sebelum aksi penculikan. Beberapa kali ia mondar-mandir dari kamarnya ke kamar orang tuanya. Seorang bocah laki-laki turut mengiringi Raisyah yang saat itu berusaha memainkan sebuah game atau permainan komputer di laptop ayahnya.

Anak berusia 1,4 tahun yang terus mengikuti Raisyah itu tidak lain adalah anak kedua Said Ali. Sejak Raisyah kembali ke rumah, Risyad selalu menempel pada kakaknya. Demikian juga sebaliknya.

“Waktu pertamakali kita ketemu dengan Raisyah, dia hanya diam. Tapi kemudian hal pertama yang ditanyakannya adalah foto-foto adiknya. Terakhir kita sempat foto-foto di point square. Fotonya pake HP gitu,” kata Nizma, ibu Raisyah, di kediamannya, Sabtu (25/8).

Ungkapan rasa kangen kemudian ditumpahkan Raisyah ketika bertemu langsung Risyad. Seperti kemarin, Raisyah hampir selalu tak berada jauh dari Risyad. Begitu pula dengan bocah laki-laki yang berambut ikal dengan sedikit pirang tersebut.

Kebahagian Raisyah terasa semakin lengkap ketika 19 teman sekelasnya mendatangi kediaman Said Ali, Sabtu (25/8) sekitar pukul 09.15 WIB. Menyambutnya, Raisyah langsung mengajak teman-teman dari TK B Al Ikhsan tersebut bermain di kamarnya. Laptop pun jadi barang mainan bagi anak-anak yang didampingi sejumlah gurunya.

Seakan tak puas bermain di kamar, Raisyah bersama rombongannya pindah ke ruang rumah bagian belakang. Di tempat itu, mereka memainkan sejumlah mainan lain yang dimiliki Raisyah. Canda dan tawa mewarnai kegiatan anak-anak yang terus diawasi guru-guru serta beberapa orang tua siswa yang sudah berada di kediaman Said Ali sebelum anak-anak itu tiba.

“Tora tora di sini ada Raisyah. Hayo Raisyah mau apa?” ujar seorang guru yang mengajak Raisyah serta beberapa anak untuk bermain.

Meski berlangsung singkat, hanya sekitar 15 menit, Raisyah tidak kehilangan keceriaan ketika teman-teman sekolahnya kembali ke TK Al Ikhsan Jatiwaringin, Jakarta Timur. Usai melepas teman-temannya dari pintu garasi, Raisyah kembali sibuk dengan laptop yang masih menyala di atas tempat tidurnya. Dan tidak seperti ketika berada di Mapolda Metro Jaya, dimana ia terlihat bingung melihat wartawan, kemarin Raisyah seakan sudah terbiasa dengan sorot kamera atau jepretan kamera milik fotografer.

“Dia (Raisyah-red) memang anaknya seperti itu, senang bermain dan bergaul. Sehari-harinya Raisyah seperti itu di sini,” kata Said Ali.

Gelar Syukuran

Menyambut kepulangan Raisyah, Said Ali menggelar acara syukuran di rumahnya, Sabtu (25/8). Selain dihadiri kerabat, acara yang diisi dengan pengajian itu juga melibatkan tetangga di komplek TNI AU. Para tetangga mengisi acara yang diadakan pagi hari sekitar pukul 08.00 WIB. Sementara kerabat dekat Said mulai berdatangan sekitar pukul 09.30 WIB.

Acara syukuran berlangsung dengan diwarnai tetes airmata. Selain Nizmah, sejumlah kerabat juga menitikan air bening ketika mengingat kejadian yang menimpa Raisyah. Selanjutnya mereka memanjatkan puji dan syukur karena Raisyah pulang dengan selamat tanpa kekurangan apa pun.

“Kemarin Raisyah sudah diperiksa tim dokter Polda dan hasilnya tidak apa-apa. Saya juga sempat memeriksa lagi dan tidak ada kekurangan apa pun pada dirinya,” kata Nizmah.

Meski demikian, Nizmah dan Said belum mengizinkan Raisyah untuk kembali sekolah. Walau tingkah lakunya terlihat seperti Raisyah sebelum aksi penculikan terjadi, Nizmah masih khawatir dengan kondisi mental putrinya. Sebelum dirasakan benar-benar pulih, Raisyah akan diawasi secara ketat.

Nizmah mengatakan ada beberapa kebiasan baru yang dilakukan Raisyah. Terbangun dari tidur dengan kondisi kaget merupakan tingkah laku baru yang ditunjukkan Raisyah. Penyuka kumon itu juga berteriak ketika bangun dari tidurnya.

“Tadi pagi waktu dia bangun tidur sekitar pukul 06.00 WIB, dia langsung teriak-teriak. Trus dia memeriksa barang-barangnya. Jadi untuk sekarang ini kita ingin memastikan kepulihannya dulu baru nanti mungkin sekolah lagi,” tandas Nizmah yang mengaku akan selalu mengantar Raisyah jika ia kembali sekolah.

Disinggung tentang kegiatan Raisyah selama masa penculikan, Nizmah menyebutkan Raisya hanya mengatakan kalau dia diajak jalan-jalan saja. Tidak ada perlakukan sadir yang diterima Raisyah. Disamping dipenuhi kebutuhan makan dan minumnya, Raisyah juga mendapatkan susu.

“Dia sepertinya tidak ingin mengingat lagi peristiwa itu. Raisyah sempat menyebutkan tiga nama penculik, dia menyebut mereka dengan sebutan om. Raisyah juga sempat tanya ke saya, ‘Mah.. om-om itu sudah ditangkap polisinya? om-om itu sudah dipenjara ya mah?” imbuhnya seraya menambahkan Raisyah juga mengikuti pemberitaan tentang dirinya dari media cetak dan televisi. (*)

Written by didit

25 Agustus, 2007 pada 12:05 am

Ditulis dalam 2008

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: